Kacang Mete

Permintaan kacang mete global yang terus meningkat hingga 53% sejak 2010, membuat komoditas ini sangat potensial untuk dikembangkan. Meski berstatus sebagai penghasil kacang mete kedelapan di dunia, praktik pertanian yang cenderung tradisional justru membuat produksi mete Indonesia menurun.

PRISMA bekerja sama dengan para pelaku pasar dalam usaha meningkatkan praktik pertanian yang baik berupa pengadaan input, peralatan, teknis, pelatihan dan perawatan tanaman berkualitas tinggi, manajemen lahan pertanian serta pelayanan paska produksi yang lebih luas terkait kacang mete untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.

Hingga Desember 2018, berbagai inovasi yang ditawarkan PRISMA dan mitranya berhasil membantu tercapainya peningkatan produktivitas dan pendapatan hingga Rp 11,7 miliar bagi 7.222 rumah tangga petani kecil di NTT yang merupakan salah satu provinsi penghasil mete tertinggi di nusantara.

 

PRISMA tidak lanjut bekerja pada sektor ini, atas dasar hasil analisa kinerja dan pencapaian sektor.