Singkong

Sebagai produsen dan pengekspor terbesar keempat dunia, pertanian singkong Indonesia sangat potensial dikembangkan, mengingat singkong sangat cocok di tanam pada lahan kering di mana padi dan jagung sulit tumbuh. Namun, kurangnya ketersediaan bibit unggul dan ketidakstabilan pemasaran membuat produktivitas menurun.

PRISMA bekerja dengan mitra untuk memberikan kegiatan penyuluhan dan pelatihan guna meningkatkan produktivitas dan kontinuitas panen singkong. Kerja sama ini juga membuka peluang pasar yang baru melalui pengupayaan suplai singkong secara berkelanjutan untuk produksi pakan ternak.

Selain itu,ARISA memfasilitasi kerja sama antara sektor swasta dengan lembaga riset/universitas untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani singkong melalui upaya riset dan pengolahan singkong menjadi komoditas lain yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Hingga Desember 2018, seluruh kerja sama ini telah memberikan dampak kenaikan pendapatan kepada  1.146 rumah tangga petani kecil di Jawa Timur dan NTT hingga 2,8 milyar rupiah, membuka 223 lapangan pekerjaan baru pembuatan pupuk, dan pengolahan paska produksi yang juga melibatkan perempuan.

PRISMA tidak lanjut bekerja pada sektor ini, atas dasar hasil analisa pencapaian per semesternya.