Sayuran

Jumlah sayuran yang diproduksi oleh rumah tangga petani kecil di Papua dan Papua Barat tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar lokal. Total populasi kedua provinsi adalah 4 juta jiwa, dimana 35% (1,4 juta) bekerja di sektor pertanian. Sekitar 31% dan 27% dari total populasi di Papua dan Papua Barat masing-masing hidup dalam kemiskinan.

Menurut Sensus Pertanian (2013) ada 47.940 rumah tangga pertanian hortikultura di Papua Barat dan 266.054 rumah tangga pertanian di Papua. Peluang untuk pertanian sayuran terbuka lebar, mengingat Papua dan Papua Barat masih mengimpor sejumlah besar sayuran (termasuk cabai, tomat, dan bawang merah) dari Sulawesi dan Jawa, karena tingkat produktivitas yang lebih rendah akibat praktik pertanian yang buruk dan rendahnya akses ke benih berkualitas.

PRISMA bekerja sama dengan para pelaku pasar terkait dalam usaha meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani melalui berbagai upaya praktik pertanian yang baik mulai dari pengadaan input pertanian berkualitas tinggi, pengolahan dan pelayanan yang lebih luas terkait sektor sayur-mayur.

Pada akhir fase pertama, sektor sayur-mayur memberikan kontribusi terbesar ketiga pada pencapaian PRISMA.  Sektor ini akan terus menjadi salah satu sektor unggulan di fase kedua.


Per Juni 2020

25,710

IDR 234bn