Komoditas

image

Kopi

Seiring dengan meningkatnya konsumsi kopi dunia, Indonesia sebagai produsen kopi terbesar ketiga (setelah Brazil dan Vietnam), memiliki peluang yang sangat baik dalam meningkatkan kualitas dan volume produksi agar dapat memenuhi permintaan
internasional untuk kopi specialty. Jawa Timur diperkirakan memiliki 54.300 petani, dan area produksi kopi adalah setara dengan 8,1 persen dari area produksi nasional. Provinsi NTT memiliki sekitar 51.752 petani kopi dan daerah produksi kopi terdiri 57 persen dari area produksi nasional. Kedua daerah memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi untuk kopi specialty.

Tantangan yang dihadapi para petani di daerah ini diantaranya adalah rendahnya produktivitas yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan akan teknik pertanian dan pasca panen yang baik serta kurangnya akses ke modal untuk berinvestasi dalam peralatan pasca-produksi. PRISMA bermitra dengan PT Indokom untuk bekerja dengan unit pengolahan lokal dalam meningkatkan kemampuan para petani lokal dalam praktek pertanian dan panen guna memenuhi persyaratan sertifikasi untuk kopi specialty PT Indokom. PRISMA juga bermitra dengan Bank NTT dalam memberikan skema kredit bagi unit pengolahan kopi untuk mengembangkan bisnis mereka sebagai fasilitas pengolahan terdesentralisasi biji kopi.