Corteva Agriscience ™ dan PRISMA Menjalin Kemitraan Kembali pada Sektor Jagung dan Padi

Jakarta, 18 Maret 2019 

Corteva Agriscience™, divisi pertanian DowDuPont (NYSE: DWDP), pada 18 Maret 2019 mengumumkan perpanjangan inisiatif penanaman jagung dengan PRISMA. Tindakan baru ini bertujuan untuk mengizinkan petani Indonesia mengakses benih unggulan pasar (jagung dan beras) dan solusi perlindungan tanaman dari inventaris perusahaan.

Sejak 2015, Corteva Agriscience ™ telah bekerja sama dengan PRISMA untuk mengembangkan performa sektor jagung melalui penerapan praktik pertanian yang baik dan penggunaan benih hibrida bagi petani di Madura, Jawa Timur. Kerja sama ini telah berhasil memperbaiki produktivitas melalui peningkatan hasil jagung di wilayah Madura sebesar 50%. Keberhasilan kerja sama ini kemudian diperluas kepada para petani di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Kolaborasi Corteva Agriscience™ dan PRISMA bertujuan untuk memacu pertumbuhan rantai nilai dengan mengurangi hambatan terhadap produktivitas petani, kinerja dan akses pasar. Inisiatif ini telah membentuk ekosistem yang mendukung serta memberikan solusi dan layanan pasca panen, seperti akses ke pasar, pembiayaan mikro dan literasi keuangan, kepada petani jagung di Madura. Lebih dari 13.500 petani mampu meningkatkan pendapatan rata-rata mereka sebanyak 290%. Sebanyak 6.000 perempuan petani jagung telah mendapatkan akses pembiayaan, memperluas akses pasar untuk hasil panen mereka, dan akses untuk melakukan pelatihan dalam penggunaan teknologi.

Farra Siregar, Managing Director ASEAN  menyampaikan "kolaborasi kami dengan PRISMA bertujuan untuk memberikan akses petani Indonesia terhadap benih jagung hibrida berkinerja tinggi yang lebih banyak, solusi perlindungan tanaman yang bisa mengoptimalkan hasil dan kualitas panen, dan untuk berbagi pengetahuan terbaru tentang penggunaan dan praktik ilmu pertanian yang optimal". "Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kualitas hidup petani di Indonesia. Kami percaya bahwa dengan memberikan dukungan solusi dan pengetahuan terbaru bagi petani, produksi pertanian dapat diperkuat dan peningkatan produktivitas bisa sejalan dengan tujuan strategis Indonesia untuk Ketahanan Pangan dalam negeri."

Inisiatif baru ini diharapkan bisa mendukung petani jagung dan padi Indonesia di Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat untuk memperbaiki kesejahteraan mereka melalui penerapan praktik pertanian yang lebih baik, peningkatan produktivitas serta keuntungan.