Petani dan Kios Tetap Beraktivitas Sesuai Protokol COVID-19: Survey PRISMA

Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi rantai nilai pertanian di Indonesia, membawa perubahan dan tantangan yang mengharuskan pelaku pasar untuk menyesuaikan perilaku mereka. Untuk memahami masalah yang dihadapi oleh pelaku pasar, terutama di petani, peternak, dan kios, PRISMA melakukan survei telepon bertahap pada bulan April 2020. Temuan dari survei ini akan membantu PRISMA dalam menyempurnakan strategi COVID-19 program serta menawarkan solusi bisnis terbaik kepada mitra swasta.

Hasil survei petani tanaman kepada 85 petani di Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT menunjukkan bahwa petani masih bertani sembari menjalankan langkah-langkah pencegahan. 95% petani yang disurvei menyatakan akan terus bertani, dan hanya tujuh persen yang berencana untuk menggeser waktu tanam mereka karena kekurangan tenaga kerja. Akibat pembatasan pergerakan yang diberlakukan terkait pandemi, sebagian besar petani saat ini mengandalkan informasi pertanian dari internet, teman dan tetangga. Laporan survei petani tanaman dapat diakses di sini.

Demikian pula, hasil survei peternak dari 52 petani di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan NTT menunjukkan bahwa petani menjalankan bisnis mereka. 77% peternak unggas melaporkan tantangan dalam peternakan, sementara hanya sedikit peternak yang melaporkan tantangan dari komoditas lain. Laporan survei petani ternak dapat diakses di sini.

Di tingkat kios, survei dari 50 kios di Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT menunjukkan bahwa pemilik kios memiliki pemahaman mengenai COVID-19 dan 54%  responden telah mengambil tindakan pencegahan di kios mereka. Lebih dari separuh responden melaporkan kesulitan dalam membeli dan menjual produk, dan 68% dari mereka melaporkan perubahan pendapatan sebesar rata-rata 40%. Laporan survei kios dapat diakses di sini.

PRISMA menggunakan temuan dari survei ini untuk membantu mitra sektor swasta dalam menyesuaikan strategi pemasaran jangka pendek serta menyesuaikan kegiatan bisnis bulan-bulan mendatang dengan sebaik mungkin.