Riset menunjukkan kesempatan untuk menjangkau petani perempuan melalui praktik pertanian yang baik

Perusahaan seringkali mengabaikan peluang bisnis yang terkait dengan peran vital perempuan sebagai pengelola keuangan dan pengambil keputusan dalam rumah tangga pertanian. Data terbaru mengenai akses informasi pilihan perempuan selama COVID-19 menunjukkan bagaimana perusahaan dapat membuat strategi bisnis yang lebih inklusif.

Survei yang dilakukan oleh PRISMA antara April dan Oktober 2020 menunjukkan bahwa kurang dari 50 persen petani perempuan memiliki akses ke informasi pertanian melalui sumber konvensional seperti layanan penyuluhan dan kelompok tani. Namun, angka tersebut turun secara signifikan menjadi 26 persen untuk akses informasi melalui sumber digital. Selain itu, bukti awal menunjukkan bahwa petani perempuan lebih mengandalkan teman sebayanya untuk mendapatkan informasi pertanian.

Bisnis inklusif adalah fokus PRISMA saat merancang strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan mitra. Dengan menyesuaikan strategi mereka untuk memperhitungkan bagaimana perempuan mengakses informasi, perusahaan pertanian dapat menjangkau lebih banyak dari mereka dengan informasi praktik pertanian yang baik, sehingga meningkatkan peluang dan pendapatan. PRISMA akan terus mempromosikan dan membantu calon mitra dan mitra yang ada dalam menanamkan bisnis inklusif ke dalam strategi mereka.