Pupuk Kaltim Mengadaptasi Pelaksanaan Hari Panen Sesuai Protokol COVID-19

Demi mencegah penyebaran COVID-19, Pemerintah Indonesia telah memberlakukan pembatasan terhadap pergerakan dan perkumpulan massal. Mengikuti arahan tersebut, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menyesuaikan seluruh kegiatan yang diadakan di lapangan, termasuk acara hari panen. Kegiatan tetap dilaksanakan secara tatap muka, namun PKT memastikan bahwa protokol COVID-19 selalu dipatuhi.

Dengan dukungan PRISMA, PKT mendesain ulang dan mengadakan sembilan acara hari panen bersama para petani selama musim panen (April-Mei) di 2020. Tiga acara telah dilakukan untuk panen padi di Madiun, Magetan, dan Ponorogo di Jawa Timur dan Enam acara lainnya untuk panen padi dan jagung di Bima, Dompu, Lombok Timur, dan Sumbawa di NTB – semuanya dilakukan dengan memenuhi protokol COVID-19. PKT mengundang maksimal 10 petani dalam masing-masing acara dan membagikan masker kepada petani sebagai bagian dari protokol kesehatan.

Acara hari panen PKT diadakan untuk menunjukkan manfaat dari penerapan praktik pertanian yang baik (good agriculture practices atau GAP) dan penggunaan pupuk berkualitas milik PKT. Hasil dari lapangan menunjukkan bahwa penerapan GAP dapat meningkatkan 23-40% produksi padi dan 56-100% produksi jagung.

Untuk menyiasati rendahnya jumlah petani yang hadir, PKT mengadakan sebuah kegiatan promosi baru – yaitu melalui kegiatan sosialisasi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mengedukasi petani mengenai pupuk komersial milik PKT. PKT berencana mengadakan kegiatan sosialisasi tersebut di 7 kabupaten di Jawa Timur. Di sisi lain, PKT juga bekerja sama dengan PRISMA dalam memperkuat strategi pemasaran online untuk menyampaikan informasi mengenai produknya kepada para petani.

Mengenai kemitraan: PT Pupuk Kalimantan Timur merupakan perusahaan pupuk di bawah naungan BUMN Pupuk Indonesia. PRISMA bermitra dengan PKT untuk mempromosikan pupuk berkualitas dan mengedukasi petani mengenai pemakaian pupuk yang sesuai serta praktik pertanian yang baik pada beberapa jenis komoditas (tanaman pokok, hortikultura, dan perkebunan).