KERJA SAMA PUBLIK DAN SWASTA

Latar Belakang

PRISMA menyadari bahwa Pemerintah tidak hanya menjadi regulator sektor pertanian di Indonesia namun juga aktor utama pertanian. Beberapa input atau fungsi penting pertanian secara eksklusif disediakan Pemerintah atau secara signifikan diberikan Pemerintah. Bersamaan dengan itu, sektor swasta juga merupakan aktor pasar yang sangat aktif di bidang pertanian. Namun demikian komunikasi dan koordinasi kedua aktor besar tersebut belum berada di level yang optimal.

Meningkatkan Kerja Sama Publik dan Swasta

Melalui interaksi yang telah terjalin antara PRISMA dengan petani, pemerintah, dan sektor swasta, dapat disimpulkan bahwasemua pemangku kepentingan terkait memiliki kepentingan yang sama. Sektor pertanian yang dinamis dengan pertumbuhan prodktivitas yang baik menjadi harapan seluruh pihak dan akan membawa manfaat bagi semua. Namun demikian setiap pemangku kepentingan punya cara dan rencana kerja masing-masing untuk mencapainya. Di sinilah tumpang tindih, inefisiensi atau bahkan kemunduran dapat terjadi sehingga menghampat upaya pencapaian kepentingan bersama.

PRISMA memainkan peran sebagai fasilitator dan penasihat terpercaya yang menghubungkan pemerintah dan sektor swasta untuk bekerja bersama. PRISMA memiliki pemahaman mengenai bagaimana cara pasar bekerja, apa yang diinginkan petani, apa yang dapat ditawarkan sektor swasta, dan apa yang menjadi prioritas pemerintah. Dengan menjembatani perbedaan yang ada, PRISMA mendukung semua pihak untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja bersama untuk meraih capaian yang lebih banyak dan luas.